Insiden penembakan massal kesekian kalinya terjadi di Amerika Serikat. Kali ini, seorang pria beraksi sendirian naik mobil berkeliling Kota Kalamazoo, Negara Bagian Michigan, menembaki orang-orang. Polisi melaporkan sejauh ini tujuh warga tewas akibat insiden tersebut, sedangkan belasan lainnya luka-luka.
Aljazeera melaporkan, Minggu (21/2), pelaku beraksi dini hari waktu setempat. Tersangka yang berusia 45 tahun itu secara acak memilih korbannya. Dia menembakkan senjata mesin dari balik kaca mobil SUV merek Chevrolet HHR.
"Laporan penembakan kami terima pertama kali pada Sabtu malam. Insiden ini merupakan skenario terburuk polisi karena tersangka melakukan aksinya sambil mengendarai mobil secara acak," kata Kepala Sherrif Kalamazoo, Paul Matyas.
Korban tewas pertama ditemukan di sebuah dealer penjualan mobil pinggir kota. Korban paling banyak jatuh di restoran di pusat Kota Kalamazoo. Salah satu korban adalah gadis berusia sembilan, yang sampai sekarang masih dalam kondisi kritis.
Polisi telah menangkap pelaku hidup-hidup, kini sedang diselidiki apa motifnya melakukan tindakan nekat tersebut. Pria itu kabarnya secara sukarela menyerahkan diri ke polisi.
"Kami berharap ada penjelasan dari kejadian tragis tadi malam, karena penembakan yang dialami kota ini sangat mengerikan," kata Paul Matches, salah satu petugas kepolisian.

0 komentar:
Posting Komentar