Petinggi MU Siapkan Surat Pemecatan Van Gaal Jika Kalah di Piala FA


Para petinggi Manchester United kabarnya sudah menyiapkan surat pemecatan jika Louis van Gaal gagal mengantarkan kemenangan melawan Shrewsbury Town di babak kelima Piala FA di Stadion Greenhous Meadow, Shropshire, Selasa (23/2) dini hari nanti.
Dikutip dari Daily Star, para petinggi Setan Merah sudah tak bisa menoleransi lagi jika kembali menelan kekalahan setelah dipermalukan di dua laga terakhir, dimana mereka ditekuk Sunderland , dan Midtjylland dengan skor masing-masing 1-2.
Itu menjadi titik nadir dari perjalanan van Gaal menukangi Man United. Pelatih asal Belanda itu tercatat hanya memiliki presentase kemenangan 49,4%, lebih buruk dari mantan pelatih MU David Moyes dan Ron Atkinson. Ia menang kurang dari setengah pertandingan dari total 83 pertandingan yang sudah dijalaninya.
Padahal dia sudah menghabiskan lebih dari 300 juta poundsterling atau Rp5,9 triliun sejak menjabat sebagai pelatih MU pada juni 2014 silam. Sejauh ini Van Gaal hanya menang 41 kali, imbang 22 kali dan kalah dalam 20 pertandingan selama satu setengah musim. Musim lalu, ia hanya dapat mengantarkan Man United berada di posisi keempat musim lalu.
Van Gaal masih kalah apabila dibandingkan David Moyes yang meraih 27 kemenangan, sembilan hasil imbang dan kalah 15 kali kalah dari total 51 pertandingan dengan presentase 52,94%. Sedangkan Ryan Giggs yang dapat kesempatan sebentar untuk melatih MU menang dua kali, imbang satu kali dan kalah sekali dalam pertandingan dengan presentase 50%.
Tak heran, posisi Van Gaal saat ini sangat genting. Terlebih saat ini beredar juga bocoran bahwa Jose Mourinho sudah dipastikan bakal mengganti posisinya musim depan. Bocoran itu dicetuskan Bedy Moratti, yang merupakan saudari Massimo Moratti.
Bedy mengadakan makan siang dengan Mourinho dan saudaranya di Milan. Baik Mourinho dan mantan penyerang Inter asal Brasil, Ronaldo, akan menjadi tamu klub pada Sabtu malam ketika Inter menjamu Sampdoria di San Siro pada lanjutan Serie A.
Mourinho pernah mengalami kisah manis bersama Nerazzurri. Pria asal Spanyol ini membawa Inter mengukir treble alias tiga gelar, yakni menjuarai Serie A, Coppa Italia dan Liga Champions pada 2010.
Nah, soal indikasi Mourinho akan menjadi manajer Manchester United, tersirat dari pernyataan Bedy ketika menjawab pertanyaan apakah Inter merindukan mantan pelatih Real Madrid tersebut.
"Kami merindukannya sebagai sosok pribadi, tetapi sekarang dia gembira, dia akan pergi ke Manchester United," ujar Bedy. 

Share on Google Plus

    Blogger Comment

0 komentar:

Posting Komentar