Gempa 6,8 SR Guncang India dan Myanmar, 1 Tewas


Harianjogja.com, GUWAHATI – Satu orang dilaporkan tewas dan belasan korban lainnya terluka ketika gempa berkekuatan 6,8 SR mengguncang kawasan dekat Imphal di India timur, Senin (4/1/2016), sekitar pukul 04.35 waktu setempat.
Dilaporkan Reuters, goyangan gempa membuat orang-orang berlarian dari rumah mereka menuju tempat aman di wilayah yang berbatasan langsung dengan Myanmar itu. Gempa juga merobohkan sejumlah tiang listrik di kota setempat.
Survei Geologi AS mengatakan gempa itu berpusat di kedalaman 57 km (35 mil) yang berjarak 29 km sebelah barat Imphal.
Polisi di Imphal, ibu kota Negara Bagian Manipur, mengatakan satu orang tewas tertimpa reruntuhan bangunan.
“Itu adalah gempa terbesar yang pernah kita merasa di Imphal,” kata pekerja tanggap bencana Kanarjit Kangujam melalui sambungan telepon dari Imphal.
Orang-orang di Bangladesh dan Nepal, yang berbatasan dengan India, juga berlarian keluar dari rumah mereka. Gempa tersebut juga dirasakan hingga ibu kota Myanmar, Yangon, yang berjarak sekitar 1.176 km (730 mil) di selatan Imphal.
Perdana Menteri India Narendra Modi mengatakan telah berkoordinasi dengan otoritas di timur laut terkait penanganan korban gempa.
Pada bagian lain, seorang pejabat di Departemen Meteorologi Myanmar di Naypyidaw mengatakan tidak ada laporan kerusakan atau korban di sisi perbatasan Burma.
Share on Google Plus

    Blogger Comment

0 komentar:

Posting Komentar